Rabu, 10 Agustus 2016

MENDETEKSI KESOMBONGAN

Tags



Seorang pria yg bertamu di rumah Sang Kiyai tertegun keheranan. Dia melihat Sang Kiyai sedang sibuk bekerja sendiri menyikat lantai rumahnya sampai bersih.

Pria itu bertanya:
“Apa yg sedang Anda lakukan Pak Kiyai ?”.

Pak Kiyai menjawab:
“Tadi saya kedatangan tamu yg meminta nasehat. Saya berikan banyak nasehat yg bermanfaat. Namun, setelah tamu itu pulang saya MERASA jadi orang Hebat.

Kesombongan saya mulai muncul, karna itu, saya lakukan PEKERJAAN INI untuk membunuh perasaan SOMBONG saya.”

SOMBONG adalah PENYAKIT yg sering menghinggapi kita semua, benih benihnya kerap muncul tanpa kita sadari.

Ditingkat PERTAMA:
SOMBONG disebabkan oleh FAKTOR MATERI, di mana kita merasa:
Lebih KAYA,
Lebih RUPAWAN, &
Lebih TERHORMAT drpd orang lain.

Ditingkat ke dua:
SOMBONG disebabkan oleh FAKTOR KECERDASAN, kita merasa:
Lebih PINTAR,
Lebih KOMPETEN yg PALING BENAR, &
Lebih BERWAWASAN dibandingkan orang lain.

Ditingkat ke Tiga:
SOMBONG disebabkan oleh FAKTOR KEBAIKAN, kita sering menganggap diri:
Lebih BERMORAL,
Lebih PEMURAH, &
Lebih TULUS dibandingkan dengan orang lain.

Yg menarik, Semakin Tinggi tingkat KESOMBONGAN kita, semakin sulit pula kita mendeteksinya.

SOMBONG karna MATERI mudah terlihat,  namun SOMBONG karna PENGETAHUAN, apalagi SOMBONG karna KEBAIKAN, SULIT TERDETEKSI, karna seringkali hanya berbentuk benih benih halus di dalam batin kita..!

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon